Kampung Cyber Mojokerto

Didukung oleh

Komunitas Hidroponik Mojokerto

berkhasiat 20x lebih hebat dari bawang biasa

Image is not available
Image is not available

Kelompok Usaha Bersama ( KUBE )

Terima Pesanan :

o Kue Basah

Arrow
Arrow
Shadow
ArrowArrow
Slider

Amankan Warnet dengan ClearOS (1)

Masalah keamanan baik dari pihak eksternal maupun internal, merupakan salah satu perhatian utama dalam jaringan lokal maupun internet. Susahnya mengonfigurasi firewall yang aman masih menjadi masalah di warnet ataupun di kantor. Tetapi kini dengan Linux ClearOS, firewall dan keamanan jaringan akan lebih mudah untuk dikonfigurasi.

ClearOS merupakan turunan distribusi Linux CentOS yang free dengan lisensi opensource sehingga bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. ClearOS dioperasikan dalam mode terminal dan webconfig atau berbasis web. Jadi, Anda bisa mengakses control panel ClearOS dari komputer client atau server Anda dengan berbagai fitur yang cukup untuk mengamankan server dari masalah yang diakibatkan virus ataupun klien. Sebagai distribusi Linux yang sangat mudah digunakan, banyak dokumentasi online dan komunitas yang siap untuk mengatasi masalah jaringan Anda, sehingga Anda akan cepat sekali mempelajari firewall ataupun Linux meskipun Anda adalah pemula. Pembahasan mengenai mengamankan warnet dengan menggunakan ClearOS ini sangat panjang. Oleh karenanya pembahasan ini akan terbagi menjadi beberapa halaman. Semoga Anda semua maklum dengan hal ini.

Fitur-fitur yang disediakan oleh ClearOS adalah :

  • integrasi LDAP untuk pengguna dan manajemen group
  • sertifikat keamanan user
  • multi-WAN
  • VPN – PPTP, Ipsec, Open VPN
  • statefull firewall
  • DHCP server dan masih banyak lagi yang lain

Pada latihan kali ini, Anda akan diajak untuk membuat server pada warnet dengan menggunakan distribusi Linux ClearOS. Spesifikasi komputer yang digunakan sebagai server adalah:

  • ClearOS 5.2 Service Pack 1
  • Hard drive 10 GB
  • Dua buah kartu jaringan
  • Memori RAM 512 MB
  • Processor Intel Pentium 4

Sekarang, Anda akan membuat server ini sebagai gateway yang akan menghubungkan klien dengan internet. Berikut adalah alamat IP yang akan digunakan pada server dan klien.

  • Pada Server:
  • eth0 : 202.169.54.154
  • Kartu jaringan eth0 berfungsi sebagai alamat IP yang terhubung dengan internet.
  • eth1: 192.168.1.1
  • Kartu jaringan eth1 berfungsi sebagai gateway penghubung klien ke internet
  • Pada Klien:
  • Jangkauan alamat IP pada klien adalah 192.168.1.10 - 192.168.1.50
  • Tiap-tiap klien akan dapat mengakses internet dan dari server akan diujicobakan bagaimana server memblokir situs atau ekstensi supaya tidak dapat diakses oleh klien. Pada artikel kali ini, akan dibahas Instalasi ClearOS sampai pada proses konfigurasi awal, mengatur timezone hingga mengonfigurasi alamat IP Server. Proses-proses selanjutnya akan dibahas pada artikel-artikel berikutnya.

Instalasi ClearOS

Instalasi ClearOS membutuhkan waktu sekitar 20 menit, bergantung pada spesifikasi komputer Anda. Langkah-langkahnya adalah:

  • Download ClearOS 5.2 Service Pack 1 di http://www.clearcenter.com/Software/clearos-enterprise-downloads.html
  • Burning ISO ClearOS
  • Masukkan installer ClearOS ke dalam optical drive Anda. Jangan lupa untuk mengonfigurasi urutan booting pada BIOS dengan urutan CDROM pada posisi pertama
  • Pada halaman pertama untuk melakukan instalasi, tekan tombol Enter
  • Halaman selanjutnya, adalah pemilihan bahasa. Pilih OK
  • Berikutnya adalah jenis keyboard yang digunakan. Pilih OK
  • Halaman berikutnya adalah pemilihan media instalasi. Pilih Local CDROM lalu pilih OK
  • Pilih Install untuk memulai instalasi, lalu pilih OK
  • Apabila Anda masih memiliki data hardware, sebaiknya backup terlebih dahulu. Begitu juga jika ada USB drive yang tertancap pada PC, sebaiknya cabut terlebih dahulu. Pada kolom Delete & Install, ketik “ClearOS” dan pilih OK
  • Selanjutnya adalah pemilihan mode sistem. Karena Anda akan membuat server sebagai gateway, pilihlah Gateway mode. Pilih OK
  • Jendela berikutnya adalah pemilihan tipe koneksi internet. pilih saja Ethernet dan pilih OK.
  • Konfigurasi alamat IP. Berikan tanda (*) pada Manual configuration dengan menekan spasi kemudian pilih OK
  • Pertama, Anda akan diminta memasukkan alamat IP modem. Pada kolom IP address, masukkan alamat IP modem dan netmask. Dalam hal ini adalah 202.169.54.154 / 255.255.255.248. Berikutnya adalah gateway modem 202.169.54.153, dan Name Server dikosongkan saja. Pilih OK.
  • Berikutnya adalah konfigurasi alamat IP beserta netmasknya untuk klien dalam jaringan lokal (LAN). Isikan alamat IP server. Dalam hal ini adalah 192.168.1.1 / 255.255.255.0. Pilih OK.
  • Masukkan password root beserta verifikasinya. Password itu akan digunakan untuk login ke dalam konfigurasi ClearOS. Pilih OK
  • Pada bagian partisi, untuk kemudian Anda, pilih saja Use default dan pilih OK.
  • Selanjutnya, Anda diminta untuk memilih fitur yang akan diinstalasike dalam server. Berikan tanda (*) pada fitur pilihan dengan tombol spasi. Pilih OK.
  • Masih dalam pemilihan fitur, biasanya untuk warnet, Anda bisa memilih Graphical Console, DHCP, Antimalware, Antispam, Bandwidth Manajer, Instrusion Protection, Protocol Filter, Web Proxy, Content Filter, dan Print Server. Pilih Done.
  • Kemudian, pilih Done pada jendela warning untuk melanjutkan proses instalasi.
  • Saat ini, proses instalasi akan langsung berjalan hingga ke prosesnya mencapai 100%. jika tidak ada masalah, Anda akan langsung diminta melakukan reboot.
  • Setelah reboot, Anda akan langsung masuk ke dalam sistem ClearOS dengan ditandai login prompt yang meminta password administrator. Masukkan password root yang Anda tentukan pada saat instalasi untuk masuk ke dalam sistem.

Konfigurasi Awal

Proses instalasi saat ini sudah selesai dilakukan. Selanjutnya, Anda akan melakukan konfigurasi awal untuk ClearOS. Di bawah ini adalah langkah konfigurasinya.

  • Masukkan username dan password pada kolom halaman login. Login dalam hal ini adalah root dan password yang telah Anda tentukan sewaktu instalasi. Klik Login.
  • Pilih default bahasa yang digunakan pada menu dropdown atau biarkan default, klik Next.
  • Server berfungsi sebagai Gateway Mode. Masukkan juga alamat IP DNS yang digunakan modem pada kolom yang digunakan modem pada kolom yang disediakan. Klik Next.
  • Pada pilihan Time Zone, pilih Asia – Jakarta dari menu dropdown dan klik Next.
  • Masukkan domain server Anda, misalnya warnet.lan lalu klik Next.
  • Berikutnya informasi server. Masukkan sesuai nilainya masing-masing, yaitu nama hostname server, organisasi, unit, dan postal sesuai dengan keinginan Anda. Klik Next.
  • Selesai. Akhirnya ClearOS sudah bisa Anda akses melalui Klien atau langsung dari server.

Akses ClearOS dapat dilakukan dari web browser pada klien, cukup memasukkan alamat IP komputer server Anda. Dalam hal ini, Anda bisa mengaksesnya dari alamat https://192.168.1.1:81. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengonfirmasi sertifikat dari borwser.

Bersambung.....

Oleh:  Zaky Abdurrachman/ InfoLinux